Peternakan Domba Garut 'SAUNG DOGAR FARM INDONESIA' melayani kebutuhan Domba Aqiqah, Qurban, domba Bibit, Daging Domba, Domba Tangkas dan Aneka Produk olahan Daging Domba.

Meningkatkan Kesehatan Hewan dan Produktivitas Hewan Secara Alami Dengan Cuka Apel

Pada pengobatan tradisional lama, cuka apel telah diketahui untuk meningkatkan kesehatan sapi perah, anjing, kuda dan hewan lainnya. Cuka apel mengurangi infeksi umum, sebagai bahan yang digunakan untuk membantu melahirkan, meningkatkan stamina, mencegah kelelahan otot setelah berolahraga, meningkatkan resistensi terhadap penyakit dan melindungi terhadap keracunan makanan.
Cuka apel kaya vitamin, mineral dan elemen yang ditemukan dalam apel, terutama kalium. Cuka apel ini menormalisasi tingkat keasaman pH di perut, memperbaiki pencernaan dan asimilasi nutrisi, mengurangi bau usus dan feses, membantu menyembuhkan sembelit, meredakan beberapa gejala radang sendi dan membantu mencegah penyakit batu kandung kemih dan infeksi saluran kemih. Seekor hewan yang yang ditambahkan cuka apel pada makanannya maka hewan tersebut akan terhindar dari masalah serangga dan parasit, tumbuh bulu dengan kulit yang mengkilat dan lebih mudah diatur dan meningkatkan daya tahan dan tingkat energi.


Ratusan peternak dan pemilik hewan telah membuktikan Cuka Apel dan menggunakannya untuk berbagai alasan. Kami menganjurkan Anda untuk menggunakan sumber alami, Cuka Apel Alami ditambahkan ke dalam makanan hewan Anda dan mengamati perbedaan dalam kesehatan hewan Anda. Hal ini dapat diberikan kepada hewan apapun sebagai pakan harian, atau sebagai tonik kesehatan dan detoks dengan minum air untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cuka Apel dapat dicampur ke dalam pakan harian hewan atau diberikan langsung (dicombor) ke mulut hewan. Ketika memasukkan langsung ke mulut hewan Anda harus mengencerkan Cuka Apel dengan air dengan perbandingan 1:1.

Jangan gunakan mangkuk logam (stainless steel lebih baik) karena Cuka Apel akan mengakibatkan korosi.
Ternak Sapi

Sapi
60ml setiap hari
Anak sapi
20ml setiap hari
Awal kasus mastitis
60ml dua kali sehari selama 1 minggu
Kasus berat
120ml dua kali sehari selama 3 hari, diikuti oleh 60ml dua kali sehari selama 10 hari
Demam Susu
120ml per hari diberikan setiap hari selama 6 minggu sebelum melahirkan dan 3 minggu setelah melahirkan
Acetonaemia
Hari pertama 300ml diencerkan dicomborkan. Ketika nafsu makan kembali 60ml dicampurkan pada pakan dua kali sehari selama 10 hari
Radang sendi
80ml dicampurkan pada pakan dua kali sehari
Kesuburan Sapi
120ml setiap hari dari minggu 5 setelah melahirkan, untuk serving / Heifers 60ml setiap hari selama 1 bulan sebelum melahirkan
Banteng
120ml setiap hari
Pengeringan (Drying off)
120ml setiap hari untuk 1 minggu pertama kemudian dikurangi 60ml per hari bila diperlukan

Kunci sukses untuk program Cuka Apel adalah tiga: 1. Dosis harian hewan. 2. Memulai perawatan sebelum melahirkan. 3.Target hewan dengan masalah berat seperti catarrah, dipertahankan ari-ari/placenta dan penyembuhan sakit.

Cuka Apel memberikan efek menenangkan hewan ketika dipegang atau diangkut untuk keperluan transpotasi. Hal ini sangat berguna dengan penanganan banteng.

Peternak di seluruh Selandia Baru melaporkan bahwa menggunakan Cuka Apel merupakan pencegahan yang efektif untuk banyak penyakit sapi perah. Mereka menemukan bahwa dosis reguler membantu dalam menurunkan jumlah sel somatik dan mengurangi mastitis.


Domba / Kambing

Anak Domba / Kambing
5-10ml per hari atau 10-20ml bulanan
Domba / Kambing
10-20ml per hari atau 20-30ml bulanan

Gunakan Cuka Apel untuk domba-domba yang telah turun kesehatannya/staminanya karena penyakit seperti  limbung (terhuyung-huyung) atau beranak buruk. Berikan untuk setiap hewan yang sakit.

Petani yang secara teratur menggunakan Cuka Apel sebagai bagian dari program kesehatan hewan, telah mencatat penurunan yang signifikan  dalam banyak masalah saat melahirkan dan meningkatkan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Banyak petani telah berkomentar pada pengurangan masa “istirahat wol" sebagai bagian dari peningkatan secara keseluruhan dalam warna dan hasil dari wol dan sangat mengurangi insiden dari serangan lalat.

Sumber : http://sites.google.com
Uploader : Dede Usman (Peternak Saung Dogar Farm Indonesia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda